Pluto; Penguasa Dunia Bawah Tanah

Pluto adalah anak ketiga Saturnus dan Rhea, dan kakak Jupiter dan Neptunus. Ia termasuk anak Saturnus yang ditelan oelh ayahnya dan kemudian dimuntahkan kembali, setelah Saturnus meminum jamu ramuan yang diberikan oleh Jupiter atas nasehat dewi Metis.

Setelah peperangan dengan para Titan, Pluto kebagian dunia di bawah tanah, neraka. Karena ia sama sekali tidak dapat disebut rupawan, dan karena wilayah kekuasaannya sangat gelap, tak ada dewi atau wanita lain yang mau menjadi istrinya. Maka asama bkhirnya ia menculik Proserpina, anak Ceres.

Istana Pluto bertempat di tengah-tengah Tartaros. Rakyatnya sama banyaknya dengan gelombang di laut atau bintang di angkasa. Semuanya yang mati di dunia langsung masuk ke dalam kekuasaan Pluto.

Di antara ketiga dewa tertinggi ini, Jupiter, Neptunus dan Pluto, Plutolah yang tidak pernah mengalami pemberontakan. ialah satu-satunya yang kepemimpinannya tidak pernah dipersoalkan.

Tetapi, walaupun ia selalu dipatuhi, ia juga sangat ditakuti dan dibenci. Itu sebabnya mengapa di dunia tidak ada tempat pemujaan baginya, dan tidak pernah juga diciptakan nyanyian pujaan untuknya. Ia hanya boleh dipuja waktu malam. Tempat-tempat di mana ia dipuja ialah terutama Nysa, Troizen, Pylos, pada bangsa Opotentia dan Elea.

Biasanya Pluto digambarkan berambut dan berjanggut lebat. Seingkali ia mengenakan topi perang yang dapat menjadikannya tidak terlihat. Kalau ia ditempatkan di atas singgasana hitam atau terbuat dari belerang, ia memegang buah kepemimpinan hitam atau tombak bermata dua. Kadang-kadang ia juga digambarkan memegang genggaman kunci, yang berarti bahwa pintu gerbang kehidupan selama-lamanya tertutup bagi mereka yang telah masuk ke dalam wilayahnya.

Postingan Populer