Tentang Hebe dan Ganymedes
Hebe
Hebe ialah anak Jupiter dan Juno, tetapi
ada beberapa pujangga yang mengatakan, bahwa Juno sendiri melahirkan tanpa
hubungan dengan Jupiter, setelah ia makan semacam sayuran hutan di meja makan
Apollo.
Jupiter sangat tertarik pada kecantikan
Hebe, dank arena itu Hebe dijadikan Dewi Masamuda dan pembagi minum untuk para
dewa. Tetapi pada suatu hari Hebe terjatuh secara tidak senonoh ketika meladeni
dewa-dewa, dan Jupiter menggantikannya dengan Ganymedes.
Hebe dijadikan pembantu pada Juno dan dan
diberi tugas menyiapkan kereta Juno. Hebe kemudian kawin dengan Hercules,
manusia yang diangkat menjadi kedewaan.
Ganymedes
Ganymedes, yang dijadikan pengganti Hebe
untuk meladeni para dewa utama, ialah anak Tros, raja Dardaros, kota yang sejak
pemerintahannya diganti namanya menjadi Troya. Putra raja ini demikian
tampannya, sehingga Jupiter senang mengangkatnya menjadi pembagi minum
pribadinya.
Dongen kuno menceritakan bagaimana
Ganymedes berburu di bukit Ida di Phyrgia, ketika Jupiter dalam bentuk burung
elang menculiknya untuk dibawa ke Olympus.
Namun dongeng kuno ada unsur sejarahnya.
Raja Tros telah mengirim Ganymedes ke Lydia untuk mengadakan korban hewan
kepada Jupiter. Ketika itu Ganymedes diculik oleh Tantalos, raja Lydia, dan
ditawan. Penculikan ini menimbulkan perang antara kedua raja, yang baru
berhenti setelah Troya dihancurkan untuk pertama kalinya.
Bagaimana keadaannya, dongeng kuno tetap
hidup. Pada arca kuno sekali, burung elang digambarkan membawa Ganymedes di
sayapnya. Ganymedes memegang tombak, sedang di tangannya yang satu ia memegang
gelas sebagai lambing tugasnya di Olympus.